Do'a Mohon Keselamatan Sa'at Gunung Meletus


 Belum lama ini terjadi erupsi gunung Semeru yang mengakibatkan kerusakan alam, harta benda dan banyak korban yang berjatuhan.

Tentunya sebagai makhluk hidup kita tidak menginginkan hal tersebut terjadi, namun jika semua musibah yang terjadi kemudian menimpa, kita sebagai manusia beriman haruslah bersabar, tawakkal dan berdo'a kepada Allah SWT agar di ringankan beban dalam menghadapi  musibah.

HOME TAFSIR MIMPI HAJI, UMRAH & QURBAN DOA TASAWUF/AKHLAK JENAZAH KHUTBAH EKONOMI SYARIAH ILMU HADITS SHALAWAT/WIRID LAINNYA DOA BAHTSUL MASAIL ILMU TAUHID NIKAH/KELUARGA ZAKAT HIKMAH TAFSIR SIRAH NABAWIYAH UBUDIYAH DOA Doa-doa saat Gunung Meletus Jumat, 11 Mei 2018 | 04:24 WIB BAGIKAN: Tak ada orang yang menginginkan bencana alam tiba. Tapi nyaris tidak akan pernah kita jumpai, dunia ini tanpa musibah itu. Entah karena faktor ulah manusia atau sebab fenomena alamiah. Baik mengenai diri kita sendiri maupun orang lain. 

http://share.payoneer.com/nav/BEpz_sy8_38SHmmHmcwLFUKLM-shZIBzA73Og0-3Y0GW8506NwrqJ4PT66S0XrL-nSeAaJdtg2U4JXb78B6YdQ2

Yang terpenting dalam situasi ini adalah kearifan apa yang bisa diambil dari sebuah bencana. Islam mengajarkan, tatkala berada dalam situasi bahaya, seseorang tidak hanya diminta ikhtiar menyelamatkan diri tapi juga kembali ke jalan Tuhan. Nah, doa sesungguhnya merupakan satu kegiatan yang mencakup dua hal sekaligus: ikhtiar spiritual untuk berlindung kepada Allah dari bahaya yang dimaksud, juga sekaligus wujud kepasrahan seseorang kepada Sang Pengendali Seluruh Bahaya. Baca juga: Doa yang Penting Dibaca Para Relawan Bencana Seseorang yang sedang ditimpa bencana letusan gunung merapi dapat membaca doa berlindung dari bahaya sebagai berikut. Doa-doa ini dirangkum dari kitab Al-Adzkâr karya Muhyiddin Abi Zakariya Yahya bin Syaraf An-Nawawi. Kita membaginya menjadi dua bagian:

 (1). Doa pencegahan atau memohon perlindungan dari bahaya dan 

(2). Doa bagi mereka yang sudah atau sedang tertimpa musibah. Doa Mohon Perlindungan dari Bahaya: 

اللَّهُمَّ إِنِّيْ أعُوذُ بِكَ مِنَ الهَدْمِ وأعُوذُ بِكَ مِنَ التَّرَدِّي وأعُوذُ بِكَ مِنَ الغَرَقِ وَالحَرَقِ وَالهَرَمِ وَأعُوذُ بِكَ أن يَتَخَبَّطَنِي الشَّيْطانُ عِنْدَ المَوْتِ وأعُوذُ بِكَ أنْ أمُوتَ فِي سَبِيلِكَ مُدْبِراً وأعُوذُ بِكَ أن أمُوتَ لَديغاً

Allâhumma innî a‘ûdzubika minal hadmi wa a‘ûdzubika minat taraddî wa a‘ûdzubika minal gharaqi wal haraqi wal harami wa a‘ûdzubika an yatakhabbathanîsy syaithânu ‘indal maut wa ‘aûdzubika an amûta fî sabîlika mudbiran wa a‘ûdzubika an amûta ladîghan.


 “Ya Allah, sungguh aku berlindung kepada-Mu dari reruntuhan (longsor), dan aku berlindung pada-Mu dari tergelincir, dan aku berlindung pada-Mu dari tenggelam (banjir), terbakar, dan tak berdaya. Dan aku berlindung pada-Mu apabila syetan menjerumuskan padaku ketika akan mati, dan aku berlindung pada-Mu apabila mati dalam keadaan berbalik arah dari jalan-Mu (murtad), dan aku berlindung pada-Mu apabila mati karena disengat. (HR Abu Daud).


const PARAMS = { interval: {min: 16, max: 48}, }; // Interval pane.addInput(PARAMS, 'interval', { min: 0, max: 100, step: 1, }); // ... // FPS graph const fpsGraph = pane.addBlade({ view: 'fpsgraph', label: 'fpsgraph', }); function render() { fpsGraph.begin(); // Rendering fpsGraph.end(); } // ...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dua Sejoli

Bagaimana Hukum Jualbeli Online Menurut Hukum Fiqh?